Pejamkan Mata, Ucapkan Cita
Orang selalu berkata, panjatkanlah
doa sebelum kamu meniup lilin ulang tahun. Maka untuk kali ini, panjatkan doa
sebelum kamu menutup blog ini, karena gak ada lilin yang mau di tiup. Hehehe. Ato
sambil baca blog ini, kamu nyalakan lilin sendiri ya ? Setelah itu, dibakar
blognya. Insyaallah, akan dapet kado laptop baru dari orang tuanya. *Wiiih ide
istimewa*
Kembali serius.
Gimana? Udah punya
harapan ? Udah punya cita-cita untuk dipanjatkan ? Panjatkalah ! Dan hari ulang
tahunmu, akan menjadi saksi disetiap bait doa yang kamu panjatkan. Jangan ragu
untuk berharap, gak ada harapan yang palsu, jika kamu memanjatkannya dengan
yakin, dan kepada Tuhanmu. Tuhan gak pernah PHP kepada hambanya. Yang ada,
hambanya-lah yang sering ber-PHP kepada hambanya yang lain. *curhat*
Ingat, kembali serius.
Bagimu ini adalah hari
istimewa, karena tepat hari ini usiamu bertambah dewasa. Panjatkanlah syukur
kepada-Nya. Dan berharaplah akan tiba usiamu di tahun berikutnya. Sekarang,
pejamkan mata, panjatkan doa, bubuhi dengan cita, boleh saja tambahkan cinta
untuk mengindahkan cerita. Yang utama, berharaplah bisa bahagiakan orang tua.
Dan kedua, berharaplah jadi orang yang berguna. Ketiga, berjiwalah setegar
garuda, yang mampu menerkam mangsa dan ia bawa terbang ke angkasa. Ibaratkanlah
mangsa sebagai cita-cita, yang engkau cengkram kuat dan dibawa terbang ke
angkasa.
Pejamkan mata, panjatkan
cita. Setelah akhiri doa, jangan lupa untuk ber-usaha. Sampai orang-orang
berkata, “Selamat ya !” Berikutnya, jangan pernah berhenti ber-usaha, sebelum
nyawa tersita, oleh Tuhan Maha Esa.
Aku akhiri tulisan ini
dengan senyuman, semoga kamu akhiri membaca tulisan ini dengan senyuman pula J

0 komentar:
Posting Komentar